Senin, 19 September 2011

LIBURAN PANJANG...

Jakarta 31 Agustus 2011



selamat idul fitri... taqoballahu minna wa minkum....

selesai sudah tugas tahunan di bulan ramadhan... walaupun saya kurang beribadah dalam menyambut ramadhan, di hari2 akhir ternyata membuat saya ingin mengulang di hari pertama... yeah, we miss something if its gonna be gone... semoga tahun depan saya masih diberi umur panjang untuk kembali menjalankan ibadah ramadhan.... amin....

Oiya, tadi malam saya kumpul bareng teman2 almamater kampus... saya lupa kalau malam takbiran jalanan jakarta jadi super macet... hampir beberapa tahun ini saya gak pernah lagi keluar di malam takbiran... riuh banget, sampai2 saya jadi heran orang2 ini berkumpul untuk apa... keliling dengan truk atau pickup terus main petasan... apa bedanya sama hari2 biasa !?... well, i know its just a culture... akhirnya, saya dan teman2 saya pulang lebih awal untuk menghindari macet dan mengingat esoknya harus bangun pagi untuk sholat ied...

Oiya, Bulan agustus tahun ini cukup berat... walaupun sebenarnya saya diberikan anugrah untuk istirahat lebih banyak... tapi, layaknya mesin yang dibiarkan terlalu lama, badan saya menjadi kurang bergairah... salah satu alasannya mungkin karena puasa... dan, hampir tak ada pekerjaan berat yang saya lakukan di bulan ini... semoga tak berkepanjangan...

fyi, kerjasama saya dengan majalah venue berakhir sudah... entah, siapa yang salah bila saya dianggap tak mampu... faktanya, saya mengerjakan profesi ini dengan kerja keras... tapi, bukan pembenaran yang saya mau, saya hanya bisa bilang, mungkin tuhan mau memberikan saya teguran atas sesuatu yang saya lakukan sebelumnya... lagipula saya pernah berada di posisi yang lebih buruk...

Mulai tanggal 19 agustus, saya pun resmi menjadi pengangguran... hehehe... sumpah , saya gak kepikiran kalau terlalu banyak istirahat di rumah membuat saya stress... kegiatan saya, bangun pagi buat sahur, tidur lagi, bangun siang jam 11, dilanjut nonton dvd sampai maghrib, kelar buka dvd berlanjut sampai tidur lagi... begitu terus selama 12 hari... menjemukan...

Yah, semoga saya cepat mendapat pekerjaan lagi, amin...

Ps : persiapan ke singapura mulai saya rancang lebih detail lagi... mau gak mau beli buku panduan... saya memilih buku dari claudia sinaga yang berjudul 500ribu keliling singapura... isinya sangat lengkap... well, wish me luck.......

Senin, 08 Agustus 2011

MISTAKEN IS A GIFT....

Jakarta8 Agustus 2011



I dont know what happen next in the future but sometime i just want live in this day, no past and no future... its no mistake and no plan... is it life ?...

tiba2 jadi keranjingan lagu father and son dari ronan keating feat yusuf islam... yeah, im still young... jadi akan masih banyak cerita dan menjalani banyak kesalahan... kata bang haji rhoma, darah muda masih berapi api... masih banyak adrenalin... masih banyak emosi... kadang terlalu banyak membuat kekacauan... membuat kesalahan...

kadang juga bertanya, apakah sebuah kesalahan adalah kesalahan... i made a lot mistake but its make me grown up... mungkin karena itu hidup harus ada masa lalu dan kesalahan agar kita belajar untuk merencanakan masa depan tanpa kesalahan... hahaha, tapi masa depan juga akan masa lalu ketika kita berdiri "saat ini"... jadi di masa depan bukan tak mungkin saya melakukan kesalahan yang sama walaupun perencanaan yang saya lakukan benar2 mantap...

saya juga gak tahu kalau di "saat ini" saya melakukan kesalahan atau tidak... dulu, ketika saya berada di posisi yang sama, saya merasa berbuat kesalahan... seiring waktu, saat ini saya jadi bersyukur melakukan kesalahan tersebut... kesalahan tersebut membawa saya memperoleh anugrah... yah mungkin kita harus merasakan sebuah kesalahan sampai waktunya tiba ketika kita merasakan bahwa kesalahan itu ternyata anugrah... dan juga, pasti ada saat ketika jatuh dalam melakukan kesalahan, tapi jangan takut, percaya pada tuhan dan kembali bangkit... mungkin saat itu adalah salah satu momen terbaik dalam hidup kita....

tuh kan !?, entah kenapa, semakin dewasa, semakin merasa hidup itu indah ketika terasa banyak komplikasi... its feel right when everythings wrong... mungkin ini hanya berlaku bagi saya... but its not easy when you found something going on... yeaaahhh, its a life, and its have something going on... even its the worse thing, just try to stand up again... and let times answer it all....

Kamis, 28 Juli 2011

GUGUN BLUES SHELTER...

Jakarta 28 Juli 2011



Beberapa lalu, saya dan dua teman saya berhasil ketemuan bareng gugun blues shelter... band indie yang satu ini memang lagi jadi trending topic... tentu bukan karena gosip2 gak jelas, tapi karena prestasi mereka yang sudah go internasional... terakhir mereka manggung di hyde park, london, inggris... di acara hard rock dan mereka satu panggung dengan rod stewart dan bon jovi...



saya pun berhasil merekam saat wawancara tersebut melalui kamera dslr saya... asiknya, sebagai public figure, mereka gak jaim... bahkan, jono, bassis gbs, tega2nya ngasih angin perut saat wawancara... hasil obrolannya saya kutip dari tulisan harry purnama, teman saya di majalah... agak formil karena tulisan dari majalah, tapi diasikin aja ya....

---

OLEH OLEH DARI HARD ROCK CALLING



Perjalanan Gugun Blues Shelter menuju Hard Rock Calling cukup berliku. Mereka harus melewati beberapa tahap seleksi, mulai dari seleksi di Indonesia hingga seleksi tingkat dunia. Untuk seleksi di Indonesia yang diadakan oleh Hard Rock Cafe, Gugun Blues Shelter berhasil menyisihkan 11 band lain. Sebagai pemenang dari Hard Rock Café Indonesia, Gugun Blues Shelter harus bersaing dengan pemenang dari negara yang tergabung dalam region 2, antara lain dari Meksiko, Argentina, Brasil, Venezuela, Kolombia, Thailand, Singapura, Malaysia, dan Filipina.

Setelah melihat rekaman video yang dikirimkan oleh masing-masing band, akhirnya tim juri di Amerika memutuskan Gugun Blues Shelter sebagai pemenang dari region 2. Lalu dari hasil penjurian tersebut, didapatlah 40 band yang siap diadu melalui voting secara internasional. Hasilnya, Gugun Blues Shelter berhasil menjadi juara utama dan berhak tampil di main stage Hard Rock Calling.

Tampil di panggung internasional tentu memiliki nuansa yang berbeda dibandingkan jika tampil di dalam negeri. Mulai dari fasilitas yang diberikan, pelayanan, alat-alat, ambience penonton, hingga pengamanan. “Secara garis besar, festival di sana sama dengan festival di Indonesia. Namun, di sana hal-hal detail sangat diperhatikan. Misalnya, toilet ada banyak dan wangi. Ruangan yang kami dapat juga sama bagusnya dengan ruangan Rod Stewart,” ujar Bowie sang drummer.

Bahkan, mereka juga mendapat fasilitas ruang VIP yang di dalamnya tersedia layanan spa, full body massage, bar, photo box, serta makanan dan minuman gratis. Bagi yang ingin foto bersama artis terkenal yang tiba-tiba lewat dan kebetulan tidak bawa kamera, di Hard Rock Calling disediakan fotografer yang dapat digunakan untuk momen-momen mendadak seperti itu.



“Di belakang panggung juga ada bengkel untuk memperbaiki alat-alat musik yang rusak. Walaupun tidak gratis, tapi jika ada gitar atau drum yang rusak tidak perlu panik,” kata Bowie.

Hal lain yang layak dicontek dari penyelenggaraan Hard Rock Calling ialah soal keamanan, terutama pengamanan area belakang panggung yang harus steril. “Di sana ada empat tanda pengenal yang digunakan, yaitu tiga gelang dan satu co-card. Gelang pertama untuk pintu depan, gelang kedua untuk masuk backstage, dan gelang ketiga untuk ke ruang VIP. Jadi, per hari ada 3 gelang yang digunakan, dan tiap hari berbeda-beda,” kata Bowie.



“Jadi, kalau kita manggung hari Minggu, kita enggak bisa masuk backstage pas hari Sabtu, hanya bisa jadi penonton. Makanya backstage itu steril banget,” ujar Gugun sang vokalis menambahkan.

Masih soal pengamanan, penyelenggara Hard Rock Calling ternyata juga mengerahkan helikopter untuk memantau keamanan dari pucuk ketinggian. Helikopter tampak berputar-putar di arena festival ketika Ron Wood, gitaris Rolling Stones, tampil di panggung.

Berdasarkan pengalamannya mengikuti Hard Rock Calling, Bowie menilai kalau festival musik dengan multi-panggung itu dapat membuat bingung para penonton. Tidak fokus. Menurutnya, dua buah panggung saja cukup, seperti yang terjadi di Hard Rock Calling. “Tidak perlu banyak panggung, cukup dua panggung atau tiga. Jadi, ketika sedang check sound penonton bisa melihat para kru atau artis ber-atraksi memainkan alat musiknya,” kata Bowie.

Ditonton oleh 30.000 orang tentu bisa mengangkat nama Gugun Blues Shelter di mata pencinta musik internasional. Bahkan, menurut Gugun, misi Gugun Blues Shelter ke Hard Rock Calling selain tampil di festival musik internasional adalah untuk menjalin hubungan dengan agensi-agensi musik luar negeri. “Kita sempat ngobrol-ngobrol dengan orang Atlantic Records, tapi belum ada feedback lagi,” kata Gugun.



Namun, akan lebih baik kalau kedatangan Gugun Blues Shelter juga sekaligus digunakan untuk mempromosikan Indonesia, terutama musik di Indonesia, kepada dunia internasional. Akan tetapi, hasrat besar Gugun Blues Shelter untuk mempromosikan Indonesia ternyata tidak mendapat dukungan dari sponsor, terutama dari pemerintah. “Kalau ada sponsor, baik swasta atau pemerintah, itu bagus buat alat promosi. Karena di festival luar kan banyak penonton, dan kalau kita bisa promo Indonesia adalah negara yang modern, bukan tradisional, maka kita bisa laku di mata orang asing,” ujar Jono, pemain bass yang juga orang bule.

Namun, walaupun tidak mendapat sponsor dari dalam negeri, bukan berarti Gugun Blues Shelter berdiam diri. Mereka tetap memiliki harapan besar untuk menancapkan nama di dunia musik internasional. Hal itu dibuktikan dengan dirilisnya album mereka di Amerika yang berjudul “Far East Blues Experience” di bawah label Grooveyard Records asal Amerika.

Aliran blues memang kurang terlalu diminati untuk dimainkan oleh musisi-musisi di Indonesia. Namun, Gugun Blues Shelter berhasil menunjukkan bahwa dengan blues mereka bisa merambah dunia. Bahkan, belakangan aliran blues yang mereka bawakan mulai bisa diterima oleh berbagai kalangan di Indonesia, mulai dari remaja SMA sampai generasi babeh-babeh. HP/VENUE

All images and all other content represented on this website are copyrighted and are the sole property of Anggit Benardi. However, you have free use of all articles/pictures if you provide a link to this blog, anyone who violate will be prosecuted by law of copyrights...

SEBUAH INDENTITAS DIRI...

Jakarta 28 Juli 2011

yeaaahhh, akhirnya saya bikin film lagi... judulnya "sebuah indentitas diri"... film ini tentang anak2 got (gerombolan orang tua) abah custom yang bersenang2 saat main motocross di sirkuit ksu depok... film ini diambil tanpa ada skenario, rundown atau script... saat itu kebetulan, tauvan, teman baru saya, bawa kamera nikon d5000, yang ternyata bisa merekam video... saya pun memasang lensa nikon fix 50mm f/1,4 biar bokehnya lebih gahar... langsung deh saya merekam semuanya...

oke deh, enjoy filmnya... terima kasih banyak buat tauvan yang sudah kasih pinjam d5000 nya... anak2 abah custom dan got yang rela direkam.... hhehehe... oiya, proses editing cuma sejam... pakai software magix... stock shoot yang ada memang sudah saya pikirkan sebelumnya... oke, once again enjoy.... :)

kalau mau nonton, klik link di bawah ini....

http://www.youtube.com/watch?v=bdq6dytrIk0

Selasa, 19 Juli 2011

ABOUT TRANS STUDIO...

Jakarta 19 Juli 2011

Akhirnya, setelah beberapa abad saya tak keluar kota... saya pun dipercaya untuk meliput trans studio di bandung... tuing, di bandung ? hehehhee, yup bandung only... gubrak !!!



jalan di jumat pagi naik travel seharga 70 ribu ternyata tak sesuai mitos... macet dimana2, saya pun sampai dengan selamat setelah menempuh perjalanan selama 3,5 jam... tapi pemandangan jalur tol cipularang membuat saya terpana... saya tak merasa berada di indonesia... jalanan bersih dan pemandangan hijau mengingatkan saya dengan jalanan desa di inggris (walaupun hanya lihat di channel nat geo di tv)... pintu tol pasteur, tempat saya turun dan melanjutkan perjalanan dengan taksi, langsung melaju ke trans studio...

bandung ternyata masih terlihat sama seperti saat saya sempat tinggal di kota kecil ini selama empat bulan, tapi semuanya berkembang dengan pesat... anak2 muda yang kreatif dan gaul memenuhi mall dan tempat kongkow.... hotel2 baru mulai bermunculan... jalanan pun bertambah macet dengan volume kendaraan yang bertambah... saya pun melewati jembatan pasopati, jembatan yang dulu setiap hari saya lewati bersama seorang wanita... well, it was a past... tapi, bandung adalah salah satu tempat bersejarah dalam hidup saya... disinilah saya menemukan teman2 sejati....

teriakan kencang pencinta adrenalin yang menaiki yamaha coaster menyambut saya... memang menyeramkan, tak seperti roller coaster biasa yang berjalan satu arah, wahana ini berjalan dua arah bolak balik... belum lagi ada satu jalur yang naik tegak lurus dan turun memanfaatkan gravitasi... hmmm, mungkin agak bingung ya... kalau mau melihatnya coba cari di youtube dengan kata trans studio yamaha coaster...



harga masuk trans studio sebesar 150 - 200ribu, kalau malas antri di wahana, terpaksa merogoh kantong lebih dalam, harga tiket vip sebesar 400 ribu... hmm, kapitalisme ?... masuk ke dalam, suasana mulai ramai... lampu2 yang berkelap kelip, bilboard berukuran besar, toko2 tematis dengan beragam warna dan orang2 yang mengantri di depan wahana... ada wahana2 yang tak jauh sama dari dunia fantasi... ada teater seperti bioskop masa lalu, ada studio tv tempat kita bisa merasakan dunia presenter tv dan transcar, bagi yang mau belajar mengemudi... ditambah lagi ada cafe bertema rumah pohon dan sarana panjat tebing..

setiap jam 4:30 diadakan parade simbol dan karakter program acara di trans tv.... diantaranya bolang dan jeng kelin... parade hanya berjalan sekitar 30 menit... cukup menghibur bagi anak2 tapi tidak bagi saya... hehehe piss.... mungkin karena terlalu crowded dan parade berjalan sangat singkat...



setelah berkeliling selama kurang lebih dua jam... saya tak melihat apa yang unik di trans studio selain yamaha coasternya yang cuma ada tiga di dunia... kalau dibandingkan dengan dunia fantasi nya ancol, bedanya hanya simbol dan karakter yang biasanya tampil di layar kaca daaannnn kita gak akan kepanasan atau kehujanan ... sisanya, not worthed for 200k... kenapa ?, lihat statistik saya di bawah....

buat orang jakarta seperti saya, melaju ke bandung saja sudah cukup mahal, paling tidak biaya transportasi sebesar 160-230ribu harus saya keluarkan... belum lagi untuk biaya makan, sekitar 30-50 ribu... huff, ditambah tiket sebesar 200 ribu, total biaya sekitar 390-480 ribu... wow, yeah too much for me....

sepertinya saya tetap memilih dunia fantasi untuk urusan harga, biayanya sekitar 150 ribu saja... tapi mungkin bagi adrenaline junkie yang mau merasakan ketegangan yamaha coaster, harga tadi menjadi relatif.... jadi selamat memilih...



sebelum pulang ke jakarta, saya mampir ke hotel aston tropicana... sekalian ketemu mbak nina mulyani, public relation manager hotel tersebut... kebetulan ada media gathering, jadi saya bisa sekalian menikmati makan malam gratis yang lezat2... yummy... terima kasih mbak nina....

ps : my corby is gone... yup, setelah 11 bulan menjadi teman saya, handphone yang pertama kali saya beli dari gaji pertama saya di majalah lepas dari genggaman... yup, i have so many new things in this month but i have to let the old one gone.... hiks...

Kamis, 16 Juni 2011

BIG PICTURE...

Jakarta 16 Juni 2011



you can fly over the sky, but sometimes you have to go down... just to see the big picture that life isnt always about you.....

sumpah !, saya lagi kosong... saya juga gak tahu mau ngetik apa...walaupun, sebenarnya banyak banget yang mau saya ceritakan... tentang hidup, tentang pekerjaan, bahkan tentang cinta... sayangnya semua berhenti di sebuah titik... bulat dan hitam...

i dont know, saya hanya ingin berhenti, melihat masa lalu dan belajar darinya lalu berlari kembali... tapi semua menjadi sulit, saya hanya bisa berhenti di titik yang bulat dan hitam ini... saya mungkin harus mencari lagi... sesuatu yang hilang... life is hard, and everyone really want to make it harder... can we just stop flying for second ?... sit down and see the sky from the earth... skies is so big, bigger than earth... too much people that god created... pertanyaan timbul, bagaimana ia mengatur semua ini... mungkin, terkadang manusia juga membantu pekerjaan tuhan, yaitu dengan membantu manusia lainnya...

well, life is big, and yes, its not always about us....

Senin, 13 Juni 2011

WE PRAY FOR YOU, KEEP FIGHT BRO...

Jakarta 13 Juni 2011

Sial... ternyata kesehatan itu penting....

minggu ini saya sudah dua kali jenguk teman yang sakit... saya yang sehat ini mungkin tak terlalu merasakan kepedihan yang mereka rasakan... tapi melihat mereka meraung menahan sakit, saya pun terhentak... "ternyata kesehatan itu penting"... siapapun bisa sakit... bisa saja saya berada di posisi teman saya... apalagi umur yang semakin dewasa, semakin banyak tanggung jawab... berbaring di tempat tidur rumah sakit, tentu bukan jawaban yang tepat...



salah satu teman tersebut bernama iwan ncek setiawan... beliau terkena penyakit getah bening dan paru2 basah... menurut dokter, ini karena kebanyakan tidur malam dan merokok... keadaan tubuhnya buat saya pangling... badannya kurus, jauh berbeda dibanding saat sehat... jalannya saja sudah tergopoh2 dibantu istrinya... tulangnya gampang nyeri... saat saya datang, dia sedang meriang kedinginan... semakin gak tega saya melihatnya... kembali terhentak "ternyata kesehatan itu penting"....

saya berharap tak ada lagi teman saya yang mengalami hal ini... mungkin saat sehat, kita santai2 saja... merokok, bergadang, makan berlebihan, tak pernah olahraga, apalagi kalau suka minum alkohol... tubuh cuma satu, tapi kita sepertinya lebih suka merusaknya... melihat ncek, sepertinya kita semua harus bisa belajar bahwa kesehatan memang penting... mas pri bilang, "jaga kesehatan harus, ngapain kerja mati2an kalau cuma buat bayar rumah sakit..."... yup., its time to change....

PS : teman2 yang baca postingan ini, saya mohon doanya agar ncek bisa diberi kesembuhan dan kembali beraktifitas... we pray for you, keep fight bro....

mengingat ncek sudah diberhentikan dari perusahaannya, ia membutuhkan dukungan moril dan materil (seikhlasnya).

dana bantuan bisa di transfer melalui bank Mandiri 166.000.004.9270
bank BCA 230.130.2942.
atas nama riska andriana.
atau telp. 0815.8322.190 / adepretu

Sabtu, 28 Mei 2011

RUMUS MIMPI...

Jakarta 28 mei 2011



"emang mau gimana lagi ?"... itu kata hati nurani saya...

oke !, tenyata terlalu banyak rencana membuat saya lupa pada titik fokus sebenarnya... walaupun, semuanya terasa benar... teori relativitas kata enstein... di satu sisi, saya, paling tidak ingin membahagiakan diri saya sendiri... di sisi lain, banyak sekali yang saya ingin lakukan untuk, paling tidak, membahagiakan orang lain... tuh kan, dua2nya terasa benar kan...

gimana sih cara fokus ?, itu pertanyaannya... kalau di analogikan ke istilah kamera, kalau mau fokus tajam, angka diagfragma dikecilin dan speed nya digedein... angka diagfragma saya analogikan sebagai konsentrasi niat... jadi, saya harus konsentrasi menguatkan niat untuk bisa menciptakan titik fokus yang tajam... bukaan f/1,4 saja sudah benar2 membuat fokus sangat tajam, maka saya harus membuat niat untuk satu mimpi saja terealisasi... terlalu banyak rencana bagaikan bukaan f/22, semuanya fokus tapi tak ada point of interestnya.... hmmm, itu kata saya, hehehe...

nah, untuk mencapai kecepatan maksimal, berarti saya harus berada di satu garis lurus.... mirip kaya balap drag, jalurnya lurus, speednya mentok... berarti niat saya pada satu mimpi gak boleh mencla mencle, celingak celinguk, lihat kiri kanan... niat yang terpusat ditambah kecepatan maksimal, pasti membuat saya dengan mudah mencapai rencana saya itu... hmm, itu kata saya, hehehe...

oke, rumusnya sudah ketemu... eh, bentar, rumus di atas koq mirip rancangan saya sebelumnya... fokus pada satu rencana, menabung yang banyak, dan berangkat ke eropa... kenyataanya, gajian, beli lensa, modif motor, jalan2, makan yang enak... ah, saya tak berhasil fokus... huff, tampaknya memang mencapai mimpi itu memang tak mudah seperti rumus yang saya ciptakan ini...

realita memang tak sebanding lurus dengan hitam di atas putih... jadi ingat kata2 pak mustar pada ikal," kau tahu kenapa aku galak kepada kalian,,, agar kalian tahu, bahwa mencapai mimpi itu tak mudah... banyak rintangan yang menghadang"... yup, tampaknya untuk saat ini saya sendiri belum bisa menjalankan rumus baru saya ini.... tapi saya tetap bermimpi, seperti arai mengatakan "mimpi yang membuat kita hidup"... in the end, i just says someday.... :)

Kamis, 19 Mei 2011

MAU JADI APA DI MASA DEPAN ?

Jakarta 19 mei 2011



hey,.... miss you... yeah, you know what i mean... im miss you so much mbak....

mau jadi apa kita di masa depan ?, itu pertanyaan saya sama bowa, berulang ulang... kami adalah dua bujang lapuk yang di malam minggu yang dingin tanpa seorang wanita... we love ourself, we love too much... di umur yang cukup ini berfikir tentang wanita adalah berfikir tentang masa depan... but, what we have got... well, cukup sih untuk ukuran bujangan...

buat saya, dunia single masih terlalu indah untuk ditinggalkan,.. dont make me wrong... bukan tentang bisa berganti wanita setiap harinya... tetapi kebebasan dalam melangkah... memilih apapun yang kita mau... tanpa ada tanggung jawab dari sebuah komitmen... bekerja mati2an untuk belanja bulanan atau untuk membeli beberapa kotak susu, belum ada di pikiran saya...

pikiran bebas ini yang membuat saya berfikir jauh, mau jadi apa saya di masa depan ?... menikah adalah level selanjutnya setelah dilahirkan, sekolah dan bekerja... ini saya dapat dari rumus untuk menjalankan hidup yang mudah... nah, repotnya, saya mau hidup yang berat, hidup penuh tantangan... kata ibu, menikah itu berat loh... kata saya, menikah itu ribet... kata orang bijak, menikah itu membuka pintu rezeki...

oke, saya bukan menolak pernikahan, status single saja sudah membuat saya berfikir, mau jadi apa di masa depan ?, berarti saya gak percaya diri dengan keadaan saya... saya mau membangun tiang2 dulu agar juga bisa bernafas dalam menjalani komitmen... cuma gak yakin juga, gimana cara membangun tiang2 itu...

dulu, mbak penta bilang, menikah itu tak mudah... dulu juga, dengan gampang, saya menepis kata itu... sekarang, saya baru ngerti, memang tak mudah... menemukan seseorang yang akan menemani kita setiap harinya sejak bangun tidur hingga tidur lagi... belum lagi akan ada percikan yang bisa bikin marah uring2an... ditambah bila rasa bosan hadir tetapi tak bisa menjauh,,, aarrgghh ribet... ooohh God, where she is ????....

cita2nya, sebelum saya menikah, saya sudah punya pekerjaan yang jelas dan penghasilan tetap,... begitupun dengan calon istri saya... sering banget lihat teman2 yang sudah menikah, mati2an bekerja... sambilannya lebih banyak menyita waktu dibanding main work nya... saya bingung, itu orang kapan bisa kumpul sama keluarga ya ???... mati2an cari duit buat keluarga tapi gak bisa menikmati bersama... tuh kan !, menikah itu ribet... perlu banyak rencana...

kesimpulannya, sebelum menikah, lebih baik punya pekerjaan tetap, paling tidak, kita gak beneran banting2 tulang... mau jadi apa lah, pedagang kaki lima juga sebuah pekerjaan bukan ???... cari wanita yang benar2 "the one"... jangan macam2 dengan yang satu ini... terus, jalani lah dengan cinta.... asik...

waktu udah menunjukan jam sebelas malam... waktunya saya dan bowa balik ke rumah... pertanyaan saya di atas belum bisa terjawab... ah, kami pun menyerahkannya pada Tuhan dan waktu, seperti deretan lampu jalan yang malam itu terlihat indah... semoga begitupun dengan hidup saya... amin...

Selasa, 10 Mei 2011

TOUR DE CIBADAK...

Jakarta 10 mei 2011



bisa dibilang, saya adalah salah satu orang yang beruntung, bisa mempunyai motor dua dunia, motor trail... walaupun gak bagus2 amat, paling tidak, dengan motor ini saya bisa menikmati keindahan2 alam yang tak semua orang bisa lihat.... bayangkan, berada di atas gunung dan dengan angkuhnya saya duduk di atas sepeda motor, menikmati alam ciptaan Tuhan yang begitu megah... padahal, tak jauh2 untuk menikmatinya... cukup di daerah sentul, bogor....



salah satu rute yang saya tak lupakan ini adalah rute desa cibadak... letaknya berada di antara sentul dan kota bogor... belok ke kiri sebelum jembatan perbatasan... dimulailah, pertempuran menaklukan jalan penuh lumpur, panjangnya sih cuma 500 meter... tapi jalan ini, turun naik, turun naik dan saya pun jatuh beberapa kali... panas terik matahari juga sedang lucu2nya... keringat mengucur deras, kuyup ke baju... nafas mulai tersengal, siap untuk menyerah... iam, teman seperjalanan saya tetap memberi semangat... hufff...



tiga puluh menit berlalu, tempat yang dituju pun terlihat... mata saya pun terbelalak... yup, its worthed !!!... gak nyangka ada pemandangan kaya gini di tempat yang tidak jauh dari jakarta... subhanallah.... liat aja deh fotonya...

ps : kalau saya touring, saya selalu menyempatkan diri melihat pemandangan yang indah seperti ini... megahnya ciptaan Tuhan membuat saya merasa kecil, tak pantas untuk sombong dan juga merasa tenang karena hal itu membuat saya percaya pada Tuhan yang menciptakan ini semua.... bila Tuhan bisa menciptakan keindahan, kenapa saya harus takut akan buruknya dunia...

Senin, 02 Mei 2011

LET IT BE...

Jakarta 2 mei 2011



"when the mouth rippling, ears will envy and calumny flowed with the swift "

bila tak tahu arti kata di atas, click saja google translate... mungkin juga bisa diartikan, bak, bik, buk, suara orang berkelahi... atau bisa dibilang, suara dua orang yang saling membenci... jadi teringat salah satu lirik lagu pay no respect...

"everyday is a struggle to show you what i am, no matter what we do you push your knife and twist the truth"(suffer deny)

kebencian itu datang walau kita sedang diam, manusia sangat suka dengan rutinitas, perubahan hanya akan menggangu sistem sosial, perubahan itu menyebabkan otak menciptakan pertanyaan, mulailah mulut beriak, bicara panjang lebar mencari alasan, kuping pun ikut2an mendengki, warnanya berubah menjadi merah, uwww, senangnya mendengar mulut beriak, mengumbar aib manusia lain, mulut dan kuping pun mulai bersinergi, berima saling menerima, semakin hiperbolis semakin mengasyikan, saat itulah fitnah dengan mudah mengalir dengan derasnya....

sebenarnya cuma mau bilang, tak usahlah kau bicara bila itu hanya menimbulkan keburukan bagimu dan orang lain.... let it be...