Kamis, 03 Desember 2009

BORING STUFF AND STILL THE HOT PLATE TERNATE PART 2....

Jakarta, 3 Desember 2009

Well, whats next ??? and what you can expect from empty situation ???...

wah, sudah lama juga gak nulis blog... hampir dua bulan... bukan karena sibuk, tapi karena malas... gak ada inspirasi baru... boring stuff, gitu2 aja... terus berharap semoga terjadi perubahan besar yang bisa melahirkan sebuah inspirasi...

GOT AN IDEA ????..........

---

Ternate, 8 Oktober 2009



awal hari kedua di Ternate, saya harus bangun di pagi buta untuk mengejar jadwal kapal ke kepulauan Guraici... pukul 5 pagi, pak Wardi sudah menjemput saya di penginapan dan sampai di dermaga setengah jam kemudian... letak dermaganya sendiri tepat di depan kantor gubernur maluku utara...

wah, ternyata saya datang terlalu pagi karena dermaga masih sepi... untungnya, walaupun saya datang kepagian, saya disuguhi view sunrise yang indah di ternate... refleksi air laut pun membuatnya semakin mempesona... gak sia2 saya bangun di pagi buta, rasa kantuk pun lenyap seketika... moment ini juga langsung saya abadikan... berakit rakit dahulu, berenang renang kemudian nih namanya...





Kapal mulai meninggalkan dermaga ternate pada pukul 9... saya pun mulai menikmati perjalanan laut dengan melihat pemandangan eksotis berupa pulau2 kecil berbentuk unik... awan putih yang bergerumul di langit biru juga menambah eksotika bentangan laut maluku... sayangnya, harapan saya untuk melihat ikan lumba2 di tengah laut tak terealisasi... lama kelamaan, tiupan angin sepoi2 dan goyangan kapal yang mendayu membuat saya mengantuk... akhirnya saya pun tertidur....

info nih... jadwal keberangkatan boat ternate - guraici : setiap selasa, kamis dan sabtu, jam 7 pagi... lama perjalanan sekitar 2,5 sampai 3,5 jam...




tujuan pertama saya di kepulauan guraici adalah pulau lelei... sampai di Pulau Lelei, saya dan rombongan disambut meriah... ini bukan karena kedatangan saya loh, tapi karena saya datang bersama rombongan kadispar maluku utara... hehehe...

kelar ramah tamah dengan penduduk, saya langsung hunting foto... tapi sebelumnya, saya mau keliling pulau dulu untuk mencari spot foto yang bagus menggunakan sepeda motor... pulau lelei tak begitu besar, dalam waktu 10 menit saya pun sudah kembali di titik awal... spot foto yang saya dapat juga cukup banyak, tapi ada satu tempat yang buat saya terpesona....

info nih : tersedia resort berbentuk rumah panggung bagi pengunjung yang ingin menginap... ratenya sekitar 100 ribuan...



bersama mbak Lily dari Lion Mag, saya melaju ke tempat tersebut untuk hunting foto... pantainya indah dengan daratan yang landai... warna air pun terlihat bersih dan bening, jadi karang dibawahnya terlihat... ditambah backgroundnya gunung yang berderet rapi... langsung saya abadikan dengan kamera saya...

aih, tenyata Lily narsis juga,,, dia pun tak menyia nyiakan kesempatan berada di tempat dengan pemandangan indah ini,,, alhasil, dia selalu bergaya bak model di depan lensa saya.... hehehe...

setelah beberapa menit, kulit mulai terasa terbakar,,, tampaknya panas tak lagi bersahabat dengan kami.... akhirnya kami sudahi sesi foto di pantai ini.... oiya, asiknya nih... pengunjung yang lain ternyata gak ada yang tahu keberadaan pantai ini,,, jadi, ketika mereka melihat hasil foto saya, mereka kebingungan dan bertanya2... "ini dimana ya ?"... hehehehe....




Kelar hunting foto, saya harus motret acara sambutan dari Kadispar Maluku Utara... cukup membosankan sih, hehehe... untungnya acara gak berlangsung lama... saya pun kembali hunting foto penduduk... motret anak2 kecil yang sedang asiknya bermain di tepi pantai.... eh, salah satu anak ternyata nge fans berat sama Lily, dia terus mengikuti kemana pun Lily pergi... lucu juga... merasa simpati, Lily memberi coklat dan sedikit uang... "makanya Li, besok2 penampilan jangan kaya ibu2 pejabat"... hehehe...

oiya, saya sempat bertanya2 dengan salah satu penduduk... kita samarkan saya namanya menjadi Ade... begini transkip singkatnya....

De, mengapa kepulauan yang indah ini tidak ter expose media selama ini? / sarana pariwisata yang tersedia belumlah cukup untuk bisa menjual tempat ini / mungkin, karena dispar sendiri kurang serius ? / mungkin juga, memangnya tahu darimana ? / bisa terlihat dengan banyaknya sampah di sekitar pantai / itu juga menjadi kendala tersendiri, kadispar sudah memberikan himbauan pada warga agar tidak membuang sampah sembarangan / tipikal orang indonesia ya ? masuk kiri keluar kanan / hmmm, ada perbedaan sifat tipikal pada masyarakat maluku utara / maksudnya ? / masyarakat maluku sangat ramah tapi cukup sulit untuk menjalankan himbauan, berbeda dengan masyarakat maluku atau ambon, mereka lebih kasar, tapi sangat patuh pada himbauan yang diberikan pimpinan / oww, gitu ya...



tujuan berikutnya, saya dan rombongan melaju ke Pulau Guraici yang berjarak 100 meter dari Pulau Lelei... view pantainya sangat indah, pasirnya putih membuatnya terlihat cantik... saya sampai terpana dan tak bisa lagi mendeskripsikan keindahannya, bisa dilihat melalui hasil foto di atas...

karena belum tersentuh komersialisasi pariwisata, pulau ini tak memiliki sarana pendukungnya sebagai tempat pariwisata... contohnya, tidak adanya toilet membuat saya cukup kesulitan saat buang air atau mandi setelah selesai berenang di pantai... menurut kadispar maluku utara, sarana2 tersebut akan hadir saat kepulauan guraici telah dibuka sebagai tempat pariwisata... kemungkinan besar, kepulauan guraici akan di launching pada tahun 2011...

---

hari kedua ini saya disuguhi pemandangan maluku utara yang sangat indah, portofolio foto saya pun kembali bertambah... buat info nih, perjalanan Guraici lebih baik dilakukan selama 3 hari, saya sendiri sangat kelelahan melakukannya dalam satu hari... selama 3 hari tersebut, pengunjung bisa lebih menikmati nuansa alam yang alami dan alam bawah laut yang eksotis di maluku utara... beragam permainan pantai seperti jet ski dan banana boat pun telah tersedia di pulau lelei... dan jangan lupa, sebelum ke kepulauan Guraici, siapkan lotion anti sinar matahari, kalau tidak, siap2 kulit akan terbakar...

---

setelah tiga jam perjalanan laut yang ganas dengan ombak yang cukup tinggi, saya pun tiba di dermaga ternate... senangnya minta ampun, bisa selamat sampai daratan,,, goyangan kapal membuat badan saya terasa semakin sangat lelah... untungnya, saya mendapat kabar akan menginap di hotel terbaik di ternate malam ini... nama hotelnya hotel Amara.... ah senangnya...

hotel Amara ternyata memang hotel yang sangat mewah... saya gak pernah menyangka ada hotel semewah ini di pulau kecil ternate... menurut pak Wardi, ini hotel bintang tiga... wah saya gak percaya, luas kamar saya saja sangat besar ditambah sarana yang cukup lengkap... yang bikin saya kaget, televisi nya tak lagi model CRT, tapi sudah model LCD 30 inci... rate hotel sekelas bintang lima ini juga cukup murah di kelasnya, sekitar 450 ribu s/d 800 ribu... hmmm, saya nikmati dulu kamar saya ya....

Sabtu, 24 Oktober 2009

THE HOT PLATE, TERNATE...

Ternate, 8 Oktober 2009

Berlari kencang menjauh dari ruang sempit ternyata tak membuat keadaan berubah... ruang luas pun akan menjadi ruang yang semakin menyempit... mau lari kemana ?, ya disitu2 aja,,, walaupun perkiraan bahwa menjauh bisa menyelesaikan masalah, tapi kenyataannya tak sesuai... memang, seharusnya ditutup saja pintu ruang tersebut agar masalah terselesaikan...

ternyata, menutup pintu juga belum tentu menyelesaikan masalah... ada kabut yang tetap memenuhi ruang... sulit untuk menghilangkan kabut tersebut dengan cepat,,, butuh waktu yang lama, walaupun perlahan2 kabutnya mulai hilang dan jarak pandang semakin jernih... alhasil, kebenaran pun tampil menjadi pahlawan kesiangan... yah, sama saja bohong, sudah sangat telat dan kepala semakin penat... huff, semoga perjalanan kali ini bisa menghilangkan penat yang seperti ini...
...


Ternate, 7 Oktober 2009

Untuk perjalanan kali ini, saya menggunakan jasa penerbangan Batavia Air.... harga tiketnya 1,2 juta sekali jalan... sialnya, saya harus tiba di airport saat tengah malam dan boarding setengah jam berikutnya... mau gak mau, waktu tidur untuk malam ini terpaksa saya lewatkan....



alhamdulillah, saya tiba di bandara ternate tepat pukul 7 pagi, kurangnya tidur membuat mata masih ingin terlelap... apalagi, saat di pesawat, salah satu penumpang yang duduk di bangku terdalam deretan saya bolak balik ke toilet... alhasil, tidur jadi tak nyaman... huff, syukurnya perjalanannya lancar dan saya tiba dengan selamat...

saya langsung terpana melihat keindahan pulau ternate pada kesan pertama... awan putih yang bergerumul di langit biru bersanding warna hijau alam yang eksotis... sayangnya, hasrat diri yang masih ingin berlama2 memandang alam di bandara sultan babullah, saya akhiri dulu... saya harus melanjutkan perjalanan untuk bertemu pak Wardi, guide saya di ternate, dan melaju menuju hotel...

pak Wardi ternyata salah satu pegawai dispar maluku utara... sebelum ke hotel, saya sempat diajak mampir dulu ke kantor dispar dan bertemu kadispar maluku utara, Drs H Arief Armaiyn M,si... kami pun membicarakan rute pariwisata yang menarik di ternate,,, dari beliau, saya bisa tahu obyek pariwisata apa saja yang menarik di ternate... beliau juga mengajak saya untuk melancong ke kepulauan guraici esok hari... wah senangnya... tak lama kemudian, saya meminta izin melanjutkan perjalanan ke hotel untuk beristirahat sejenak...

hotel yang saya inapi hari ini bernama hotel surya pagi, salah satu hotel kelas melati di ternate... ratenya cukup terjangkau untuk kamar AC,,, sekitar 200 ribu an... paling tidak, rasa panas di kulit yang menyambut saya pagi ini bisa berkurang sejenak...



di hari pertama, saya akan melancong ke 9 tempat... rute pertama adalah keraton kesultanan Ternate... keraton ini dibangun oleh Sultan Muhammad Ali pada 24 Nopember 1810 dan dipenuhi pusaka2 sejarah Ternate di dalamnya, seperti keris, pedang, dan jubah sultan... terdapat pula sebuah peninggalan mistis... bahkan untuk melihatnya saja, harus diadakan upacara ritual khusus... peninggalan itu adalah sebuah mahkota berambut... menurut cerita, rambut pada mahkota ini selalu dipotong saat perayaan hari idul adha... anehnya, rambutnya kembali tumbuh... saat saya melihat mahkota tersebut, rambutnya sudah cukup panjang... wah, percaya gak percaya deh...




Rute kedua, saya melaju ke sebuah restoran.. restoran floridas, namanya... katanya, restoran ini memiliki the magnificient panorama... dan ternyata, pemandangan tersebut adalah pemandangan yang biasa kita lihat di uang kertas seribu rupiah... sebuah pemandangan pulau tidore dan pulau maitere yang berjejer...

di restoran ini, saya disuguhi makanan pokok khas timur indonesia, papeda... papeda itu terbuat dari sagu dan bentuknya seperti lem kertas... saya pun mencoba sedikit dan ternyata rasanya seperti menelan lendir... tampaknya lidah saya juga tidak bersahabat dengan papeda... akhirnya, saya menikmati menu lain saja.... hehehe...



Rute ketiga, benteng kalamata atau benteng santa lucia... sejarahnya, benteng ini dibangun bangsa Portugis tahun 1540 dan dianeksasi Belanda tahun 1609... pemerintah indonesia kembali melakukan pemugaran pada tahun 1994 sebagai obyek wisata... para pengunjung bisa melihat pemandangan laut yang indah dari atas benteng ini... hmmm, kalau saya lihat, benteng ini cukup terurus walaupun banyak coretan pada dinding... kabarnya, benteng ini ramai dikunjungi saat malam minggu,,, kebanyakan para pasangan muda kota ternate yang memadu kasih... oke, buat info nih, jam operasinya berawal sejak pukul 6 pagi hingga 10 malam....



Rute keempat, benteng orange... benteng ini dulunya berfungsi sebagai markas besar prajurit VOC belanda... sayangnya benteng ini sudah diplester jadi kesan klasiknya terhapus... ditambah, beberapa gudang senjata di dalamnya telah berubah fungsi menjadi pemukiman warga... petugas dispar sendiri, tak tahu siapa yang bertanggung jawab pada keadaan tersebut... walaupun begitu, masih terdapat banyak meriam di benteng ini... gerbangnya pun masih dibiarkan seperti sedia kala...



Rute kelima... Benteng Tolluko, letaknya yang berada di daratan tertinggi kota ternate, membuat benteng ini berfungsi sebagai benteng pengawasan... benteng ini dibangun pada tahun 1512 oleh Gubernur Jendral Francisco Seereo dan direstorasi pada tahun 1610 oleh Jan Peter Booth... benteng ini tak lagi menjadi obyek wisata umum, karena ditakutkan terjadi pelanggaran atau perusakan benteng... oleh karena itu, untuk masuk ke benteng tolukko, wisatawan harus meminta izin dulu dengan penjaganya dan memberi tahu maksud kedatangannya...



Rute keenam, Pantai Salamadaha atau biasa dikenal dengan pantai pasir hitam... suasana pantainya memang terlihat kumuh dan kurang ramah wisatawan, tapi view nya yang menghadap pulau lain, membuatnya tetap indah... bila ingin menikmati kibasan ombaknya, bisa menyewa kapal kecil seharga 10 ribu... saya pun bisa bersantai sejenak, menikmati es kelapa muda di pinggir pantai....



Rute ketujuh, batu angus... batu angus adalah daratan yang tercipta dari lava yang mengering.. ini berawal ketika gunung gamalama meledak tahun 1980 an... lava kental berwarna merah pun berubah menjadi bebatuan berwarna hitam atau hangus... hal ini menciptakan tempat ini bernuansa unik... saya saja merasa berada di planet lain... tapi, jangan terlalu lama menginjakan kaki di sini, suhu panasnya benar2 membakar badan... saya pun langsung melaju ke tempat berikutnya...



Rute kedelapan, Danau Tolire kecil... menurut legenda, danau ini tercipta karena seorang ayah yang bermain cinta dengan anaknya sendiri... mereka dikutuk menjadi 2 danau yang bersebelahan... maka dari itu, banyak cerita mistis sekitar danau ini... salah satunya, bila kita melempar batu, batu tersebut tak akan bisa menyentuh air... menurut penduduk lokal, danau ini juga belum pernah tersentuh para peneliti... bisa dibilang danau ini masih perawan... wah seram juga...



Rute kesembilan, pantai ... pantai yang satu ini letaknya memang tersembunyi... jadi, cukup kesulitan untuk menemukannya... menurut pak Wardi, di pantai ini saya bisa melihat sunset terindah di ternate... ternyata memang benar.... sayangnya, cuaca sedang berawan, matahari pun tertutup, jadi saya gak bisa melihat sunset yang sempurna...

info dikit nih... biar lebih mudah keliling pulau ternate, sangat dianjurkan untuk menyewa mobil beserta guide... masalahnya, obyek pariwisata di ternate lumayan rada ribet rutenya.... tapi tak menutup kemungkinan untuk menggunakan angkot... pokoknya, jangan lupa untuk bertanya dulu ya....

oke, hari pertama sudah selesai, tunggu petualangan berikutnya....

Selasa, 29 September 2009

LEBARAN KETIGA : TOURING CIPANAS 2009

Jakarta, 29 September 2009



Next destination sebenarnya pengen jadi orang yang sempurna... nyatanya sempurna itu emang gak ada, karena selera orang beda2... setiap orang memandang sesuatu pasti berlainan... kalau kata orang bijak, pro dan kontra... susahnya kalau sudah jadi kontra, bawaannya gak pernah bisa pro,,, udahlah, ego merajalela... mau orang lain bilang benar tetap aja dinilainya salah... gak bisa obyektif... nah, dalam hidup masing2 orang pasti ada pro dan kontranya... jadi gak akan pernah sempurna deh...

Paling gampang, coba dibalik posisinya... kaya suami jadi istri dan istri jadi suami...hehehe, puyeng kan... tapi hasilnya pasti akan lebih mengerti posisi masing2... kalau gitu kan bisa nilai secara obyektif lagi,,, tajuknya keadilan kepada nilai...

Oiya, met Iedul Fitri ya, Taqoballahu Minna Wa Minkum..... Minal aidin Wal Faidzin... ini hari kemenangan bro....

---

Jakarta – Cipanas, 22 September 2009

Maaf, tulisan ini di translate bahasa betawi... kalau gak ngerti, tinggalin aja ya... hehehe...

Lebaran ketiga, orang lain mah masih leha2 di rumah... atau lagi rebutan tempat duduk kereta... sebagai orang Jakarta, bingung juga mau liburan panjang kemana... celingak celinguk kagak karuan... di rumah, kerjaannya cuma tidur, makan, online pesbuk terus main WE dah... itu udah mantabz banget...

seminggu sebelom lebaran, Pak Edo nimbulin ide, touring iseng, tek tok ke puncak... wuuaaahhh, mantabz, tunjuk tangan dah, ane yang pertama... niat awalnya sih cuma 5 orang... eh, pas nongkrong di kalibata, beritanye udeh pade nyebar berarakan... makin banyak nih yang mau ikut... ade 15 an motor...



Pas hari H, nongol 14 motor... kite2 ngumpul di bengkel Abah jam 7 pagi... kelar korak korek motor yang bengek, kita jalan jam 9 an pagi... makin seru nih, kite lewat jalur begajulan, ditambah pemandangannye yang seamit2 bagus bener... sepanjang jalan, berderet rapi dah tuh motor,,, et dah, mana motor tinggi2, jalannya juga pada selonong bae, tiap gujlakan dihajar aje... tapi kite2 gak ugal2an koq... makin jauh, koq jalananye makin nanjak aje nih... mulai dah mesin2 yang masih standar kaya punya ane, ngos2an... ngap2an... walah2, bawaan mesin jadi panas bener... untungnye, motor masih sanggup jalan, walaupun mpet2an...
.




huff, berhenti dulu di warung kopi pas di puncak buat nenggak aer sama ngirup udara gunung, pemandangannye juga bikin ngiler... Subhanallah, indah bet dah ciptaan Allah...



weiz, udeh tengah hari bolong aje nih, gak kerasa, ngobrol di warkop bikin betah... dilanjut lagi deh perjalanannye... waduh, tenyata rute berikutnye masuk jalan ancur,.. lumpur, tanah merah dan batu2 berarakan... ban belakang motor mulai geal geol dah tuh... kaya lagi ikut MX1 aja... hehehehe





Jam 1 teng, rombongan turing sampe di Cipanas,,, perut juga udah mulai keroncongan, langsung aje deh nyari restoran yang okeh punya... celingak celinguk, dapet juga restoran yang dicari... langsung aje, ane pesen makanan yang paling mantab...

lewat dua jam, pesenan koq kagak dateng2 ya?... minumannya juga kagak dikirim2,,, pesenan baru pada dateng setengah jam berikutnya,,, buset mpok, kemana aje sih lo ???... yaaaah, udah lama nunggu, porsinya seiprit lagi... mana kenyang ini mah... yowis lah, akhirnya ditambah cemilan, semangkok mie ayam... hehehehe...



Jam 3 sore, kita cabut dari resto biadab ntu... walah motor mulai ngadat...sedep banget dah... bertahan sekilo doang... langsung tepar... wwwaaagghhhh, muka butek nih... setelah berdikusi, mau gak mau, motor naik mobil aja daripada ngerepotin di tengah jalan... dicari lah mobil pick up... muter2 selama 3 jam di pasar Cipanas... Maghrib, tuh mobil baru nyampe... si bluekuthuq pun naik mobil,,, teeegggaaaa bbbaaannngggeeettt nniiii mooootooorrr !!!!.....

Jam 9 malem, gue yang naik mobil pick up nyampe di tempat Abah... ah seger, buang duit lagi... anak2 baru nyampe jam setengah 10... sebelomnye di jalan, sempet barengan... liat pak Edo sama Poly jatoh tindian, iyah kaya capung kawin... retak deh tuh body... ujan makin gede, jalanan makin licin, gue yang naik mobil aja, deg deg serrr... yang naik motor, pada nahan ban yang gak nempel di tanah... geal geol, kepleset, gubrak... wah udah gak keitung jatohnya.... tapi seruu piiissaann bro...

Senengnya, Alhamdulillah semua sampe dengan selamat... nongkrong dulu dah di Abah sampe jam 11,,, badan udah pada retak nih... tapi gak kapok koq, seru, seru, seru... dan motor gue pun balik ke rumah sakit... sseegggeeeeuuuurrrrr eeuuyyy.....

Touring Cipanas emang bikin butek pala gue, soalnya RX ngadat... tapi keseluruhan, seruuu abiz, liat pemandangan yang mantabz punya... trek yang sadis, brotherhood yang kentel, cengangas cengengesan bareng, bentak2in yang punya restoran, nyobain KLX 150 yang kaya naik motor bebek, dan ngecengin cewe Cipanas, hehehe... mantab nih touring,,, seeeggeeeuuurrrr dah.....

Jumat, 25 September 2009

GAK NYERAH KOQ, SANTAI AJA... THE END OF MAKASSAR...

Jakarta, 25 September 2009

Berdiri tegak menantang, tak pernah menyerah, tak mau mengalah... tak peduli setan, kan kutantang dan kulawan.... (SID)

hidup itu berat boz... jatoh bangun sampai banting tulang... tapi kalau gagal, coba bangkit lagi,,, jangan nyerah... gak usah juga yang kecil dibesar2in, dibawa santai aja lah... masih punya teman kan... berbagi dan sering ngumpul, pasti bisa cepat hilang tuh masalah... gak usah putus asa, lepas aja.... masih banyak kesempatan lain di masa depan... Tuhan gak buta koq sama orang sabar...

Kata mbak, pengalaman adalah nama bagi sebuah kegagalan... artinya, kalau gagal yaaaa jadikan pengalaman buat pelajaran di masa depan... moga2 gak terulang lagi... well, untungnya, menurut psikologis, gue bukan tipe psycotic, cuma tipe melankolis... sensitif tapi gak berlebihan,,, kecewa sih boleh tapi gak usah lah ngamuk2 gak jelas, semua pasti ada alasannya... bebaskan dirimu sebelum membebaskan orang lain... nah kalau kegagalan bisa jadi pengalaman yang berharga, kenapa takut memulai sesuatu yang baru... benar gak ???

...

"Makasar - Jakarta, 3 September 2009"

Hari ketiga nih di makassar, pengen sih nginep sehari lagi, tapi kerjaan di jakarta numpuk banget... bangun pagi langsung nge pack... udah siap, melaju ke kantor distrik sriwijaya air makassar, sunkem dulu sama kru makassar, hehehe, sampai jumpa lagi ya.... moga bisa ke makassar lagi...





nyampe di bandara, ternyata masih ada sesi foto sekali lagi... walah2,,, ada2 aja... mau gak mau deh keluarin D300... jeprat jepret sebentar, gue boarding,... karena kamera belum gue masukin, jeprat jepret lagi deh di atas pesawat... weiz, seru juga.....

kesimpulan : Makassar itu Jakarta versi mini, bedanya lebih panas tapi gak pake macet..... hehehe.....



nyampe Jakarta, langsung molor, gila ternyata puasa gue hari itu nambah sejam... pantesan pala udah puyeng pas sore... aaahhh, seru juga liputan puasa2 gini... kapok dah....

Jumat, 18 September 2009

MAKASSAR PART 2...

Jakarta 8 September 2009

hidup emang gak bisa diprediksi... kadang sesuatu timbul dengan sendirinya tanpa aba2... manusia mungkin cuma bisa berusaha sekuat mungkin... melakukan yang terbaik... kesempatan gak datang dua kali.. persiapkan diri buat sesuatu yang lebih besar... kalau sekarang gagal, yakin selalu akan ada sesuatu yang besar buat kita akan datang...

terus berdoa dan kerja keras aja lah...

mimpi untuk homestay di eropa masih banyak halangan... banyak banget masalah yang tiba2 nongol tanpa diundang... hmm, mungkinkah ini jalan untuk sebuah persiapan... well, dont know...

...

Makasar, 2 September 2009



hari kedua, rute yang ditempuh gak terlalu banyak... rute pertama, gue ke karebosi... nih mall bawah tanah terbesar di Indonesia... yah pas masuk ke dalam mah, biasa aja, sama kaya mall2 lain, bedanya cuma di bawah tanah... di atas ada lapangan bola karebosi, tempat latihannya anak2 PSM... niatnya sih kesini sebentar, tapi karena gue ketangkep satpam waktu jeprat jepret, mau gak mau urus izin dulu... eh, malah di ajak keliling, mantabz...



rute kedua, mampir di makam pangeran diponegoro... komplek pemakamannya gak luas2 amat... ada 2 makam besar dan beberapa makam kecil... ada juga pendopo dan masjid... sayangnya, tempat ini lagi sepi, jadi gak bisa lihat ritual2... kelar jeprat jepret, kita cabut ke bandara...



di bandara, ada sesi pemotretan crew sriwijaya makassar... wuah, banyak amat... berlatar belakang di depan bandara, wuiz keren, jadi megah.... ngatur banyak orang tenyata ribet banget... kelar sesi foto, gue hunting sebentar di sini... minta tolong juga foto narsis, hehehe....



lanjut, sebelum buka puasa, gue nongkrong sebentar di pantai losari... sunset masih keliatan, weiz indah nian... di kiri kanan banyak pasangan2 yang nunggu beduk, ah jadi pengen... kalau dibilang sih, ini bukan pantai, ini dermaga soalnya gak ada pasir putihnya, tapi langsung berupa dermaga yang terbuat dari karet... karena takut kamera jatuh, gue stay di atas aja...



maghrib akhirnya datang juga... buka dulu pakai air putih plus pisang epe... manis euy, ini pisang bakar pakai gula merah, manis tenan lah pokoknya.



Dekat situ ada yang jual pisang ijo paling terkenal... mampir dul deh,,, wah porsinya lumayan banyak... segeeeerrrr, es nya mantabz, pisangnya gede2 tenan... wah kenyang iki....



abis buka, gue muter2 keliling makassar bareng host... ngeliat kehidupan malam makassar, sepi soalnya lagi jam tarawih,,, ya udah lah mampir dulu ke pasar buat beli oleh2... daripada di gulung sama orang rumah, mending beli yang cukup lah... wah, akhirnya dapat slayer baru dari toraja... lumayan gantiin slayer dayak yang udah belel... warna merah, mantabz... beli sirup markissa, kaos pesenan om supri... udah lengkap, cabut lagi....



ah perut udah ngoceh lagi,,, saatnya makan... kita mampir di soto konro makasar karebosi... weiz, gede2 dagingnya... rasanya pun mantab, top markotop, maknyoss,, hehehe... gue suka iga bakarnya, wuueeennaaakk tenan... cobain kalau ke sini... mantabz lah pokoknya...

wuuuhhh, hari ini lumayan teler, rutenya lebih banyak tapi lebih ringan... agghhh cape, saatnya tiidduuurrr.....

Senin, 07 September 2009

HOT AND ... NOT REALLY SEXY MAKASSAR....

Jakarta, 6 September 2009

Kapan lagi kau bilang i love you,,, ceileh, jadi gak enak,,,

emang sih, sesuatu yang baru, sesuatu yang segar pasti lebih menarik dibanding barang lama... yang bisa bikin feel brand new,,, semangat baru,,, tapi jangan lupa kalau yang lama punya nilai yang lebih... nilai yang gak bisa dihargai... sulit untuk yang baru mengalahkan yang lama, karena rasa kedekatan pada yang lama lebih mendalam... yah boleh lah, kalau yang baru itu pengennya seneng2 aja, gak usah nyusahin kaya barang lama yang sering ngaco... nah, kalau barang barunya juga mulai nyusahin, ah mendingan balik ke yang lama aja deh... hmmm, yah mau gimana lagi, yang baru dan yang segar emang selalu menyenangkan, tapi mau gak mau, yang baru pasti jadi barang lama juga nantinya... nah tinggal yang punya deh, kalau sudah tahu jeleknya yang baru, mau terus dipakai atau balik ke barang lama... yaah hidup kan gak selalu senang2 aja, setiap sesuatu pasti punya kekurangan, kalau mau pakai barang lama aja, mending barang baru nya di jual lagi daripada di diamin, berdebu eh malah rusak... suatu saat kalau emang mau barang baru, yah tinggal beli lagi deh, stoknya juga masih banyak dibanding barang lama... kalau pakai barang baru,,, yah namanya barang baru, kita perlu belajar mengenal lagi, belajar untuk dekat... karena gak mungkin kita langsung menguasai kalau gak dipelajari... barang lamanya gak usah dijual, tapi simpan dengan baik di dalam hati,,, karena bukan gak mungkin suatu saat barang lamanya di pakai lagi... entah karena kenangan atau perawatan... ya udah deh, tinggal yang punya yang mau milih...

kasusnya sama kaya sekarang... betapa gembiranya gue waktu make D300, wah gak abiz2 tu kamera gue explore, berusaha banget buat lebih dekat... biar bisa nguasain,,, tapi the legend D50 gak akan pernah hilang di hati... D50 is the best... walaupun begitu, mau gak mau gue memang harus dekat sama D300, karena gue gak bisa ngandalin D50 yang udah mulai ngaco... yang gak bisa ngasih janji lebih dengan fiturnya... butuh 2 tahun, untuk bisa nguasain D50... entah berapa lama gue bakal nguasain D300... yah, intinya, mencoba lebih sabar aja dalam mengenal... untuk sekarang, gue gak nyesel punya D300, dan gue cinta sama nih kamera... tapi D50, akan jadi the legend and always the best... walaupun suatu saat, mungkin gue harus ngelupain D50... aaahhh...

...

"Makasar, 1 September 2009"

yaah namanya juga baru tunas,, gapapa juga kalau dibiarin layu... hehehe, sayang kalau yang udah tumbuh jadi bunga malah dilepas gitu aja... well, ikhlas koq...

tugas luar kota, pas puasa, bete juga... udah matahari lagi panas2nya, eh gak bisa minum... wwaarrgghhh... berangkat dari jakarta pun di pagi buta...sahurnya aja jam setengah 4, langsung cabut jam 4 an... ngeri telat, soalnya pesawat jam setengah 6 udah take off... tentengan juga berat banget lagi... sampai bandara, langsung check in... naik di pesawat... kali ini gue naik sriwijaya air... yah kelas ekonomi lah... tapi cukup memuaskan pelayanannya, hehehe... sponsor soalnya... di atas langit, gue tidur...



sampai bandara sultan hasanudin... celingak celinguk cari yang jemput... tanya sana, tanya sini... ah, ketemu juga... langsung deh kerja, jeprat jepret di bandara sultan hasanudin... gede juga nih bandara... bandara internasional punya... kelar dari situ, gue menuju penginapan... dapat kamar rada lumayan, gak kalah dari hotel... ada AC dan TV... istirahat sebentar, bersih2... langsung cabut lagi...





tujuan pertama, gue menuju taman nasional bantimurung... wah jauh juga... pas sampai, yah koq sepi... maklum lagi puasa, kata guidenya... kalau mereka bilang, di situ kaya ragunan di jakarta... hari2 besar selalu penuh... emang asik juga kalau ke sini bareng keluarga... ada kolam renang, museum kupu2, outbond dan yang diunggulkan, air terjun bantimurung... air terjunnya gak curam... menurun landai,,, nah bisa seluncur dari atas, tapi harus pakai ban... di sini juga banyak kupu2 yang berkumpul, kalau di dekati, kabur semua, kereeeennnn.... sayangnya gue gak bisa nyobain seluncur karena harus menuju rute kedua...





rute keduanya fort rotterdam, tapi sebelum ke situ, gue mampir di pelabuhan tradisional makassar... hampir sama kaya pelabuhan sunda kelapa, banyak perahu2 kayu besar... lanjut ke fort rotterdam, yah seru juga... kaya kembali ke masa lalu... rumah2nya masih ber arsitek belanda... keliling tempat ini pegel juga... sayangnya tempat ini udah jadi kantor pemerintahan... jadi ada sebagian tempat jadi gudang... ada juga museum peninggalan fort rotterdam... di sini juga tempat meninggalnya pangeran diponegoro waktu diasingkan ke makasar... ada penjara bawah tanah yang sayangnya gak boleh sembarangan masuk... ah, hari semakin panas... makin dehidrasi nih...



gak jauh dari fort, ada wisata pulau kayangan... kita harus nyewa perahu buat ke sana, perorang kena 30 ribu... sekitar 15 menit, sudah sampai... bisa lihat port makassar yang berisi kapal2 laut modern... sampai pulau kayangan, yah sepi tempatnya... kata yang jaga, kalau datangnya hari2 weekend saat gak puasa, pasti rame... suasana di sini kaya di pulau seribu gitu lah... cuma pulaunya lebih kecil,,, ada banana boat dan jetski... nah, karena perahu yang kita tumpangi belum balik... mau gak mau nunggu di dermaga... wah angin lautnya lagi kenceng... segerrrr, dan mata pun sayu... tidur bentar ahhh....

wah waktu udah jam 5 nih... janji buat buka bersama, harus datang... lumayan lah hari ini sudah 4 rute terlewati.... cape abiz,,, musti pulang ke penginapan sebelum maghrib...

...



maghrib pun tiba, saatnya buka... wah rame juga yang datang... nyobain salah satu panganan makassar, palu butung... waduh, sampai nambah... enak euy... hari pertama terlewati, wuiihhh cape banget, saatnya tiduurrr.....